Jumat, 30 September 2016

Real Nikki 2.5


Malamnya aku kembali ke kampus untuk mempersiapkan diri debat bahasa inggris antar fakultas. Alasanku kesana tidak lain adalah ingin mencoba membuka diri sama yang namanya organisasi-organisasi tertentu. Wajar saja pada saat SMA dan SMP dulu aku tidak pernah ikut yang namanya organisasi.

Dan juga debat dengan bahasa inggris ya? Bukannya itu terdengar menarik? Dengan kerennya mengutarakan pendapat di dalam diri ke satu sama lain dengan gagahnya tanpa pandang bulu.
Ya... itulah yang aku pikirkan sebelum dijelaskan debat oleh kakak tingkat disana.

Debatnya banyak aturannya. Speaker pertama itu harus inilah, speaker kedua harus begitulah. Temanya juga tema sekarang-sekarang ini, like seriously sudah berapa lama aku tidak buka tv disini sekarang? Kosanku ga ada tv dan aku enggak ingin ada tv.

Belum lagi aku sadar kalau aku masih punya trauma pada saat smp. Dimana akibatnya ketika aku berdiri dan ditonton banyak orang, aku jadi gugup gugup enggak jelas dan speechku hancur berantakan.

Huhuhu.... kenyataan yang menyedihkan.

Untuk critical strikenya ada temenku yang sudah lama debat. Dan langsung ditunjukan perbedaan sinis antara yang berpengalaman dan yang baru mencoba ini.

Membuatku enggak tahu harus, senang sedih marah atau bunuh diri makan terasi...

Pulangnya pun aku tidak begitu banyak berkomentar apa-apa tentang itu. Aku makan, dan aku tertidur pulas di kasur tanpa tahu kapan aku tidur.


Tau gitu mending apa ga usah ikut aja kali ya? Dikiranya sebentar taunya lamanya sampai tengah malam begini... belum lagi cucian belum dijemur... mau ga mau harus diundur deh jadi besok... hah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar