Sabtu, 26 Maret 2016

Sang Baginda

Sang Baginda

Disini aku berdiri
Di puncak gunung tak berarti
Terdapat ribuan mati tak terpungkiri
Hanyalah sisa yang tidak berarti

Untuk apa aku kesini?
Apakah demi keluarga yang peduli?
Demi sang penunggu yang menanti?
Atau mungkin hanyalah sebuah ideologi yang terpungkiri?

Demi keadilanku ini.
Ribuan pedang untuk jutaan mati.
Ribuan perisai menanggung serangan berarti.
Sehingga sekarang aku seorang diri.

Meski begitu aku terus berdiri.
Mengetahui hal yang tidak berarti.
Mendapatkan hal yang penting.
Menggapai masa depan tak menanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar